Rasa syukur yang tak terhingga kepada Sang Penuntun. Tanpanya tiada bisa saya lalui hari-hari di sini dengan lebih ringan.
Alhamdulillah sudah satu bulan saya lalui waktu di Nijmegen, Netherland. kegiatan harian sudah berjalan dan lancar. Secara kseluruhan dapat saya katakan bhawa kehidupan di sini tidak jauh berbeda dengan di Indonesia, terutama sebagai anak kost..^^ (tapi kost di sini elit dan semua sudah tersedia, enak lah..:P). Makanan juga bukan masalah kalau bisa masak..:)
Saya ceritakan sedikit kehidupan sehari-hari di Eropa.
 |
minimalis, empuk, nyaman |
Sama halnya ketika di Indonesia, saya bangun pukul 5.00 untuk sholat subuh. Selepas sholat subuh saya biasanya mandi jika kuliah dimulai pukul 8.30 atau tidur lagi sebentar jika kuliah agak siangan. Disini jam 6 pagi masih sangat gelap gulita. Matahari baru akan menampakkan wajahnya selepas pukul 6.30. Itupun masih cukup gelap menurut saya.
 |
dedek Leno jadi teman setia |
Anyway, saya ceritakan seikit tentang tempat tinggal saya yang terletak di Berg en Dalseweg 18, Nijmegen, Netehrland. Disini saya tinggal di student kompleks, kebetulan saya dapat kompleks dengan penghuni yang lebih sedikit. Kamar saya terletak di lantai 1, tidak besar seperti kamar-kamar lain tapi saya sangat merasa hoomy. Flatemate saya ada 3 orang perempuan dan semuanya berasal dari Turki. Banyak yang saya syukuri dapat tinggal di room ini. Saat pertama memasuki room saya merasa sangat nyaman dengan susananya, seperti room yang pernah saya bayangkan sebelumnya. Makanya saya sangat surprise meendapati room ini. Semoga saya akan nyaman sampai lulus nanti.
 |
Dapur kinclong |
Berbicara soal makanan, menu saya di sini masih tetap seperti di Indonesia, NASI. Kalau tidak diSEGAni tuh rasanya ada yang kurang mantab..:P Masakan saya simpel-simpel saja dan cepat matang seperti tumis, sup, cha, goreng tempe, dan berbagai cita rasa masakan jawa lainnya. Saya selalu berganti menu masakan tiap harinya dan alhamdulillah masakan saya ternyata enak juga..gak kalah lah sama ibu saya dan chef kawakan..:P. Masak sendiri langsung dimakan sendiri. Biasanya bersama sarapan saya berskype ria dengan orang tua saya di Indonesia. Inilah yang membuat saya tidak terlalu kesepian atau sangat kangen dan ingin pulang. Saya selalu mengontak keluarga setiap hari dan bercerita kehidupan saya di sini.
 |
PINKY menemani 3 minggu |
Selesai sarapan saya pun mengayuh sepeda saya ke kampus. Perjalanan bersepeda ke kampus saya tempuh selama kurang lebih 20 menit. Kebetulan flat saya agak jauh dari kampus dan sangat dekat dengan Centrum (pusat kota). Meski jauh dan jalannya agak menanjak tapi saya masih sanggup kok, ya untuk olah raga lah.

Kampus saya terletak di Hayendaalseweg, Faculteit der Natuurwetenschappen, Wiskunde en Informatica, Radboud University Nijmegen. Program saya adalah Master in Medical Biology dan saya adalah orang kedua dari Indonesia yang belajar diprogram tersebut. Agak susah juga si jadi single fighter. Tidak seperti di Indonesia yang mudah menemukan kakak kelas yang bisa memberikan bimbingan dan pinjaman buku atau bahan kuliah. Namun, bagi saya itu bukan masalah yang besar karena saya yakin akan ada jalan.
 |
FNWI, Radboud University Nijmegen |
Pada semester pertama ini, kuliah saya tidak begitu padat. Saya harus menempuh master course sebanyak 18 ects (kalau di Indonesia SKS) dan sisanya adalah Internship dan free course hingga 120 ects untuk mencapai Master of Science (M.Sc) hingga 2 tahun kedepan. Internship akan saya lakukan 2x yaitu di salah satu departement di NCMLS, Donder Institute, atau UMC Radboud. Saya pun memilih department Tumoimmunology di NCMLSsebagai tempat internship saya selama 6 bulan dimulai Desember 2011 (semoga masih bisa traveing saat libur natal dan tahun baru..:P). Sepulang kuliah biasanya mampir dulu di bibliothek untuk belajar atau sekedar mendapatkan bahan kuliah (power point). Selama 3 kuliah yang saya tempuh, saya merasa mampu mengikuti. Dosen saya disini juga baik dan sangat membantu international student seperti saya. Semoga saja kuliah terus lancar hingga akhir.
 |
we are international students |
Hal pertemanan yang sempat membuat saya merasa khawatir ketika di Indonesia, alhamdulillah tidak saya alami. Sejak sebelum datang saya sudah diperkenalkan dengan komunitas muslim di Nijmegen (KEMUNI). Saya banyak terbantu dan memiliki keluarga baru. Saya juga mengenal teman-teman dari PPI Nijmegen, meski kebanyakan dari mereka masih bachelor, tapi seru juga jalan bersama mereka. Untuk teman sekelas saya, sampai saat ini saya lebih dekat dengan teman international daripada yang dari Belanda sendiri. Teman dekat saya berasal dari Yunani namanya Polina. Teman international yang lain ada Freya dari Jerman serta Senan dari Paris, semoga kami berempat bisa ke Paris bersama beberapa weekend kedepan.
 |
nice trip to Delft |
Selain itu saya juga mengenal beberapa teman lain dari Itali, China, India, dan Ukraina. memiliki teman-teman international sangatlah menyenangkan. Meski speaking english saya masih blum baik tapi saya senang bisa mengenal mereka. Saya sering jadi bulan-bulanan kalau sedang kumpul dengan teman-teman Indonesia, dibilangnya English saya medok...lha mau gimana lagi..>.< saya orang jawa dan tinggal di jogja, kalau tidak medok ya aneh. Saya si tidak tersinggung malah senang karena ada yang memperhatikan dan malah menjadi guyonan yang membuat saya lebih nyaman menjalini pertemanan.
Secara umum begitulah kehidupan sehari-hari saya di Belanda. Saya merasa nyaman dan betah sejauh ini dan alhamdulillah shock culture masih bisa tertangani dengan baik..^^
wuaaaa.. mupeng tingkat mancanegara di kalimat" semoga kami bisa ke Paris di weekend depan *.*
ReplyDeletehohoho.. emang mupeng ada brapa tingkat nduk???
ReplyDeleteAssalamu'alaikum..
ReplyDeleteSaya Siska.. senang sekali menemukan blog Mbak Inna..
Saya dr Semarang dan InsyaAlloh bulan Desember nanti akan brgkt ke Nijmegen utk melengkapi program master..
Kalau ngk keberatan, ingin jg rasanya 'konsul' ttg tips2 tinggal dsana, serta diceritain pengalaman dr Mbak Inna..
Terima kasih sebelumnya..
Semoga diberi kemudahan selalu dlm studinya dsana..
Wassalam,
Siska Nurohmah
wah mbakkkk....hoe haat je?
ReplyDeleteseneng ya mbak...eh aniway, dutch itu gak ke pake kan?mending pake english ya?