Lalui indahnya dunia silih berganti rasakan semua yang ada...
Bertahanlah.. tetaplah denganku..
Ku perlu itu semua...
Rasa itu memanggilku sesuatu yang dulu kurindu...
Tuk kembali dan ulangi semua denganmu...
Karena kuyakin kau di sana....
Sepenggal rasa yang beberapa hari ini memenuhi hati saya. Kerinduan pada sahabat, teman dekat, teman seperjuangan masa sekolah dan kuliah yang tiba-tiba saja muncul ketika kesibukan sedang mendera saya. Berbagai memori tentang masa-masa terbaik, masa pasang surut, the glory moment, dan berbagai keceriaan yang pernah saya bangun bersama berkelebat dalam benak saya. Entah apa yang membawa saya membuka buku harian saya, jurnal kehidupan saya yang penuh warna, mengenang "masa-masa emas" yang pernah saya alami bersama sahabat-sahabat saya.
Masih jelas dalam benak saya masa-masa seragam putih abu-abu di tahun 2003-2006. Seragam kebanggaan saya pun masih tersimpan rapi dan tak pernah akan saya sisihkan dari lemari saya di Jogja. Masa SMA memang tiada pernah terlupa. Merasa sangat beruntung memiliki sahabat-sahabat terbaik yang selalu ada kapan pun dalam kondisi apapun dan keluarga besar IPA 5 Padmanaba pun menjadi bagian yang hingga detik ini masih sangat terikat. Meski personilnya sudah berpencar, tapi masih saja guyonan-guyonan jaman SMA tak lapuk oleh waktu.
Bobby, Ajoy, Yepe, Hardin, Wulan, adalah sahabat-sahabat terbaik yang pernah saya miliki. Saya tidak tau apa jadinya saya tanpa mereka. Semoga masih teringat masa-masa belajar bareng demi menempuh UM-UGM, UAN, dan ujian sekolah. Saat semua masih jomblo, malam minggu kita habiskan datang ke nikahan orang, yang penting ikut ibunya Bobby atau ibunya Yepe aja kondangan. Lucu kalau ingat momen-momen itu. Dan di penghujung kelas 3 SMA kita pun akhirnya harus berpisah untuk menempuh jalannya masing-masing. Saya, Yepe, dan Wulan di UGM, Bobby dan Hardin di Bandung, Wijaya di Jakarta. Meski kehilangan, tapi hidup harus berlanjut.
Saya pun menemukan keluarga, rumah, dan sahabat-sahabat baru di bangku perkuliahan. Fakultas Farmasi UGM dan Kopma UGM, di sana lah hari-hari saya habiskan. Tak terasa 4 tahun itu cepat sekali berlalu. Kegiatan kampus di pagi hari hingga siang dan diakhiri dengan ke Kopma di sore hari. Kampus adalah tempat saya menuntut ilmu, membangun koneksi, mengukir prestasi, dan mentransfer ilmu saya. Bagi saya Kopma adalah pelarian dan penyegaran dari berbagai kepenatan kampus. Di Kopma saya mengasah soft skill yang tidak saya dapatkan di kampus. Organisasi adalah tempat terbaik untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan diluar kegiatan akademis. Dan di Kopma lah saya menemukan kenyamanan untuk memabngun karakter dan terus memperbaiki diri. Bergabungnya saya di Trainer Community (TC) membuat saya mengenal dunia pelatihan. Bersama sahabat-sahabat TC kami mengisi berbagai acara outond maupun training baik untuk rekan-rekan Kopma maupun di luar Kopma. Berbagai karakter sahabat-sahabat TC berbaur dan memberi warna dalam kekompakan yang kita bangun. Hubungan dengan senior-senior di TC pun sangat akrab.
Jumat sore adalah jadwal rapat seluruh anggota TC. Saya selalu bersemangat jika hari jumat tiba dan waktunya kumpul TC. Bertemu sahabat-sahabat TC selalu memberikan semangat baru untuk saya, terutama keceriaan yang selalu ada kapan pun, di mana pun. Biasanya kami kumpul di depan Konsab, membahas berbagai agenda TC. Sebenarnya ini adalah rapat rutin mingguan, tapi tidak terasa rapatnya lebih banyak silaturahmi dan ngbrol-ngbrol, namun ternyata hasilnya sangat berbobot dan semua agenda TC dapat berjalan dengan baik.
Teman-teman TC.. semoga kita dapat bersua lagi yah. Arni, Rizka, Gati, Ria, Alfi, Kahfi, Wahyo, Bang Ardi, Sandi, Tyo, Gigin, Dini, Dina, Ismi, Donda, Risti, Faris, Manda, dll. Nanti reeunian bareng ya.. rapatnya pindah di rumahku boleh banget loh. Kangen kalian semua.
Salam rindu saya pula untuk senior-senior Kopma yang telah membantu saya tumbuh seperti sekarang. Mb Nia dan Ayah Danang (pasangan kopma paling aye), mz Hendri, mz Bayu, Mb Tiara. Senangnya memiliki kakak-kakak seperti kalian.
Ketika masa kuliah berakhir, saya harus melanjutkan perjalanan saya dan bertemu dengan sahabat-sahabat baru di perkuliahan Profesi Apoteker yang saya tempuh. Masa kuliah yang cukup singkat kurang banyak membawa kenangan, namun masih cukup berkesan. Sahabat saya ketika di bangku S1 masih bnyak yang sama, Indah, Bu Geng (zee), Apri, Fitri. Bersama kami belajar bagaimana menjadi seorang apoteker yang profesional, mengemban tugas profesi yang mulia. Namun sayang, belum sempat saya disumpah untuk janji suci ini saya harus pergi ke Belanda untuk memulai kuliah S2. Semoga sepulang nanti saya dapat disumpah mesti dalam suasana yang berbeda.

Untuk sahabat-sahabatQ dimanapun kalian sekarang, aku hanya ingin mengatakan bahwa aku sangat merindukan kalian. Meski waktu lah yang akhirnya memisahkan kita, namun kenangan yang pernah kita angun akan selalu abadi. Aku sangat beruntung dan bersyukur karena pernah memiliki kalian hidupku. Tak lupa kutitipkan salam rinduku untuk kakak-kakak terbaik dalam hidupku, kaka Atok dan bro Irfan. Kita tumbuh bersama, meniti masa sekolah, mengukir mimpi, dan meraih masa depan. Meski jalan kita berlainan namun tiada yang mampu memisahkan kita. Kalian adalah bagian terbaik yang tak bisa terpisahkan. Gresik-Semarang- Nijmegen, berapapun jauh jarak yang memisahkan kita, aku percaya bahwa hati kita masih tetap satu dan kita masih akan kembali bersama.
Semoga tulisan ini bisa sedikit mengoati rinduku pada sahabat-sahabatku.
![]() |
Hidup PADMANABA...! |
ceria bersama TC |
Saya pun menemukan keluarga, rumah, dan sahabat-sahabat baru di bangku perkuliahan. Fakultas Farmasi UGM dan Kopma UGM, di sana lah hari-hari saya habiskan. Tak terasa 4 tahun itu cepat sekali berlalu. Kegiatan kampus di pagi hari hingga siang dan diakhiri dengan ke Kopma di sore hari. Kampus adalah tempat saya menuntut ilmu, membangun koneksi, mengukir prestasi, dan mentransfer ilmu saya. Bagi saya Kopma adalah pelarian dan penyegaran dari berbagai kepenatan kampus. Di Kopma saya mengasah soft skill yang tidak saya dapatkan di kampus. Organisasi adalah tempat terbaik untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan diluar kegiatan akademis. Dan di Kopma lah saya menemukan kenyamanan untuk memabngun karakter dan terus memperbaiki diri. Bergabungnya saya di Trainer Community (TC) membuat saya mengenal dunia pelatihan. Bersama sahabat-sahabat TC kami mengisi berbagai acara outond maupun training baik untuk rekan-rekan Kopma maupun di luar Kopma. Berbagai karakter sahabat-sahabat TC berbaur dan memberi warna dalam kekompakan yang kita bangun. Hubungan dengan senior-senior di TC pun sangat akrab.
our sunset in Ratu Boko...^^ |
Viva TRAINER....!! BRAVO |
Salam rindu saya pula untuk senior-senior Kopma yang telah membantu saya tumbuh seperti sekarang. Mb Nia dan Ayah Danang (pasangan kopma paling aye), mz Hendri, mz Bayu, Mb Tiara. Senangnya memiliki kakak-kakak seperti kalian.
![]() |
last week in UGM |



Uwaaaaaaah missyou tooooo ya ampuuunn cepetan balik naa.. :(
ReplyDelete