August 25, 2011

JOG-CGK-AMS

19 Agustus 2011
GA 215 JOG-CGK
GA 088 CGK-AMS
Itulah penerbangan saya untuk dapat sampai ke Belanda. Saya berangkat dari Jogja saat senja menjelang dan akan sampai di Belanda hari berikutnya pukul 9 pagi waktu setempat. Perjalanan pertama dan sangat panjang untuk saya. Saya tidak pernah membayangkan perjalanan ini akan seperti apa. Saya hanya ingin menjalani semua karena Allah yang menuntun saya.

19 Agustus 2011, pagi hingga siang, saya masih sempat ke kampus untuk berpamitan dengan bapak-ibu dosen yang banyak berjasa dengan karir saya. Maka, saya pun memohon doa restu dari beliau agar kuliah saya nanti dapat lancar dan selesai tepat waktu. Perasaan saya waktu itu cukup stabil meski di pagi hari saya sempat menangis berderai air mata. Saya tidak tahu mengapa saya menangis. Saat itu saya hanya ingin menangis. Sampai ibu saya agak bingung, rasanya campur aduk gak karuan.

Saat keluarga mengantar saya ke bandara juga sahabat saya Indah dan senior dari BIC, saya masih belum merasa apa.apa. Entahlah, menurut saya, mati rasa sedang saya alami. Ada yang menyesak ketika pesawat take off dari Adisutjipto. Saat itulah saya benar.benar merasakan bahwa saya akan pergi jauh. Saya akan terpisah jauh dari orang.orang yang saya sayangi. Tiba.tiba airmata saya jatuh begitu saja. Detik itu pula saya menyadari bahwa hanya ada Allah Yang Maha Kuasa yang bisa melindungi dan membimbing saya. Saya benar.benar pasrah karena saya sendiri dan tidak ada orang lain yang saya kenal. Saya sendiri merasa kok bisa ya??????? tapi apa yang tidak mungkin bagi Allah jika telah berkehendak.

my beloved family
abroad student from BIC 
my best friend


Perjalanan ke Jakarta ditempuh dalam waktu 45 menit. Sebelah saya adalah seorang dokter yang sedang mengambil spesialis bedah. Beliau berasal dari Menado dan telah berkeluarga. Kami sempat mengobrol dan dia memberikan saya sari kacang hijau ABC untuk buka puasa. Sampai di Jakarta kami pun berpisah. saya harus mencari konter GA untuk transfer pesawat. Ternyata untuk check in internasional dilakukan di lantai atas. Segera saya menuju konter check in internasional. Cukup ramai ternyata dan saya mengantri saja. Saya benar.benar sendiri. Selesai check in saya pun langsung menuju imigrasi. Saya sempat panik karena di tiket tertulis boarding pukul 20.00 sedangkan pukul 19.30 saya masih di antrian imigrasi. Alhamdulillah urusan imigrasi berjalan lancar. Tidak ada pertanyaan aneh-aneh. selesai di imigrasi pukul 20.10 saya segera menuju terminal 2 E5, di situlah pesawat Airbus A330-200 dengan nomer penerbangan GA 088 akan membawa saya ke Schiphol, Amsterdam. Ternyata waiting room masih agak sepi, terlihat beberapa bule ada di dalamnya. Saya tidak yakin dengan waiting room ini, karena jadwal boarding yang sudah berlalu tapi kok masih sepi saja. Maka saya pun bertanya pada sang petugas dan ternyata saya berada di tempat yang tepat. Saya agak mengantuk saat itu. waiting room masih saja sepi, maka saya pun menelpon kaka tersayang di Gresik. Kami mengobrol beberapa saat karena dia tak bisa melepas kepergian saya. Ada perasaan menyesak dan tak ingin pergi sebenarnya, namun life must go on dan keluar dari zona nyaman di jogja tidak pernah enak. Obrolan kami pun berakhir ketika saya harus masuk pesawat, tak rela namun pasti ada saat kami bertemu lagi.
senja di atas Jogja (take off Adisutjipto)

Pukul 21.15 pesawat take off dan saat itu saya benar-benar tak bisa menahan air mata. Saya hanya dapat berdoa mohon yang terbaik bagi semua yang saya tinggalkan di Indonesia dan saya yakin Allah ada disamping saya. Perjalanan Jakarta-Dubai akan ditempuh selama kurang lebih 6 jam perjalanan. Saya pun memilih untuk minum dimenhidrinat dan tidur sepanjang perjalanan setelah santap malam dengan tuna dan berbagai makanan enak lainnya. Saya pun terbangun ketika pesawat melewati cuaca buruk di atas Asia Selatan, saya tidak tahu di mana tepatnya karena saya merasa sangat mengantuk dan saya lanjutkan saja tidurnya. Menjelang mendarat di Dubai saya pun bangun dari tidur yang cukup panjang. Dubai terihat sangat bercahaya di saat malam. waktu itu pukul 2 a.m pesawat mendarat di Bandara International Dubai. Saya merasa exited karena pernah menginjakkan kaki di Dubai walau hanya 1 jam. seluruh penumpang keluar dari pesawat dan dipersilahkan masuk ke dalam bandara (waiting room). Bandara Dubai sangat megah dan saya pun mencari toilet, berjalan-jalan sejenak dan boarding kembali melanjutkan perjalanan.
Dubai from above
salah satu sudut bandara Dubai
Dubai..oh..Dubai...

I have ever been there for an hour...^^
Dubai-Amsterdam ditempuh dalam waktu 6 jam perjalanan. Saya melanjutkan tidur panjang saya karena tak ingin jetlag ketika sampai di Belanda nanti. Sebelah saya adalah keluarga bule yang baru saja akan kembali ke Belanda setelah summer holiday di Indonesia. Oh iya, sebagian besar penumpang GA 088 adalah bule dan mungkin saya terlihat aneh diantara mereka.
Pukul 08.15 pesawat pun mendarat di Schipol, Amsterdam. Saya hanya sejenak berpikir, "kok bisa saya sampai di negeri antah berantah ini" dan airmata pun tak terbendung, namun Allah tahu yang terbaik..:).
Petualangan saya akan segera dimulai dan semoga semuanya akan berjalan lancar.Amin.amin. Ya Rabba'alamin.....:)

Jika ada detail penerbangan yang ingin ditanyakan, silahkan menghubungi saya....

Amsterdam from above
Schiphol after landing

saltum banget dah...^^

dare to be here.........

6 comments:

  1. Semangat Naa...!!! sehat2 ya disana..ada Sita juga d Belanda..kali aj ktemu,salam ya,,hehe =*

    -Ella_

    ReplyDelete
  2. we.wei.wei...ngeblog juga drmu neng???:P

    ReplyDelete
  3. wow, the lone ranger! c3mun9UdH kakaaaaakk :)

    ReplyDelete
  4. you make it, sist! semangaaatt!!
    keep writing ya... let us know bout your next journey :)

    ReplyDelete
  5. ina..piye disana...ada temen SMA ku juga di belanda..cewek..

    ReplyDelete
  6. hai wayan... Alhamdulillah semua baik.baik..^^ masih menyesuaikan dengan lingkungan..semoga cepat adapt.. biar kuliah juga bisa enak..:)

    ReplyDelete