Setelah sekian lama blog ini nganggur, gatel juga rasanya tidak menulis (lebih tepatnya mencurahkan isi hati). Tulisan ini mungkin merupakan luapan emosi yang sudah lama saya pendam, dan akhirnya karena lama-lama males juga menanggapi pertanyaan yang sama dan jawaban yang akhirnya dianggap kurang memuaskan, jadi saya jabarkan saja dengan gamblang disini. Jika ada yang berbeda pendapat silahkan, monggo saja.
Yap, saat ini saya berada di usia rawan nikah (katanya), dimana sahabat, teman-teman, tetangga, atau saudara satu per satu melepas masa kesendiriannya dan memasuki bab baru kehidupan pernikahan. Pertanyaan "Kapan nyusul?" "Kapan rencana nikah?" "Pacarnya siapa?" akhirnya hanya berlalu begitu saja ketika dilemparkan ke saya. Pun, saat sebelum saya berangkat S2, selesai S2, atau saat ini ketika saya masih ingin menambah ilmu ke jenjang lebih tinggi, pertanyaannya bertambah tingkat "Kalau PhD sekarang, kapan nikah?" "Kalau pas PhD bisa nikah tidak?" atau pernyataan skeptis semacam "Kamu itu wanita, kalau sekolah tinggi-tinggi laki-laki takut mendekati, apa kamu siap?" Dan ternyata hal-hal seperti ini tidak hanya memberondong saya, namun juga orang tua saya. Bayangkan!
Well, saya tidak akan mengkonfrontasi pertanyaan-pertanyaan maupun pernyataan di atas, dan ini sudut pandang yang ingin saya sampaikan, jika kurang berkenan saya mohon maaf.
Pertama, saya tidak ingin mengkorelasikan NIKAH dengan S3. Bagi saya keduanya adalah dua hal yang berbeda domain dan tidak mungkin dicampur-adukkan, selain itu S3 juga tidak menghalangi untuk menikah.
Kedua, menikah itu berkaitan dengan jodoh dan saya meyakini bahwa jodoh itu sudah ditentukan oleh Yang Kuasa. Jika kini saya belum menikah, saya merasa belum dipertemukan dengan jodoh saya yang sesungguhnya. Bukan kah jodoh itu bisa datang dari arah mana saja? Pun jika saya melanjutkan S3 di luar negeri, tidak menutup pintu jodoh bukan? atau mungkin jodoh saya ada ditempat yang akan saya datangi? atau saya akan dipertemukan di belahan dunia yang mana? Saya pun tidak tahu. Selain itu, saya juga tidak melihat adanya korelasi jika wanita dengan pendidikan tinggi akan sulit didekati jodohnya. Bagi saya, kalau sudah jodoh, mau setinggi apa pendidikannya, jika sudah cinta dan merasa cocok, tentu bagaimanapun akan diusahakan. Saya selalu berfikir positif bahwa jodoh akan datang di saat dan tempat yang tepat karena semua sudah ada yang mengatur.
Ketiga, bagi saya melanjutkan pendidikan dan menambah ilmu (S3) adalah salah satu jalan memperbaiki diri agar nantinya pantas untuk jodoh saya. Bukankah laki-laki yang baik itu untuk wanita yang baik, begitu pula sebaliknya? Di samping itu, sampai sekarang saya belum bisa membayangkan apa yang akan saya lakukan jika saya harus menunggu datangnya jodoh jika tidak diisi dengan kegiatan yang positif. Bagi saya menambah dan memperdalam ilmu adalah hal yang sangat positif, sehingga tidak ada yang salah bukan dengan melanjutkan pendidikan hingga S3?
Keempat, menikah itu adalah hal yang sangat sakral dan hanya terjadi sekali seumur hidup, oleh karena itu harus dipikirkan dengan sangat matang. Kehidupan pernikahan pun juga harus dipersiapkan pun sejak sebelum saya memasuki usia rawan. Pernikahan itu adalah tanggung jawab yang besar dan bukan hal instan. Bagi saya, ketika saya menikah, semua aspek harus tepat dan sempurna, sehingga kehidupan pernikahan di depan bisa dijalani dengan lancar serta menjadikan keluarga saya sakinah, mawadah, warahmah.
Akhirnya, saya hanya bisa berharap untuk semua yang terbaik, dari sisi jodoh, pernikahan, mapun pendidikan tinggi yang akan ditempuh. Bagi yang masih mempertanyakan kapan saya akan menikah dan berbagai korelasi dengan S3, saya tidak ingin menjelaskan panjang lebar. Saya mohon doanya saja semoga disegerakan. Terlebih lagi saya ingin berterima kasih untuk orang tua saya yang selalu terbuka dan mendukung segala rencana yang saya ambil. Mohon maaf juga jika sering membuat khawatir, tapi kepasrahan kepada Yang Kuasa selalu menenangkan dan menjawab semua masalah. Matur nuwun Bapak-Ibu...
Groetjes!
Assalamu'alaikum.... Hi Inna... love to read your posts.... :D
ReplyDeleteWa'alaikumsalam...Hi mb Dian.. thank you so much for visiting my blog.. :)
DeleteS3 Why not ? :)
ReplyDeleteNonton film online
Nonton film box office