Dan waktupun berjalan begitu cepatnya… Akhir tahun 2011 dan tepat 4 bulan sudah saya meninggalkan Indonesia. Meninggalkan semua yang saya sayangi, keluarga, sahabat, teman-teman seperjuangan dan berbagai kenangan indah saya di kota tercinta, Jogjakarta.
Teringat di tanggal yang sama saat pesawat GA 088 membawa semua mimpi saya untuk mendarat di tanah Eropa. Perjalanan mimpi yang setelah sekian lama saya perjuangkan dan akhirnya Allah mengijinkan saya untuk pergi. Untuk pertama kalinya saya meninggalkan zona yang amat sangat nyaman dan berpindah ke zona lain yang saya pun tak pernah mengetahui sebelumnya. Namun yang saya yakini ada yang akan menuntun saya, kapan pun di manapun.
“Then which favours of your Lord will you deny”
Kalimat itulah yang selalu terngiang di kepala saya saat mengingat perjalanan yang saya tempuh. Terasa lebih ringan meski berat, terasa mulus meski berliku.
Jujur saja saya agak bingung merangkai cerita untuk tulisan kali ini walaupun tidak banyak yang terjadi namun pada beberapa hal cukup penting dan menjadi batu lonacatan yang semoga bisa menjadikan saya lebih baik.
Secara keseluruhan boleh dikatakan bahwa kehidupan berjalan sesuai rencana dan harapan saya.
Dari sisi akademis, sudah satu bulan ini saya menjalani internship di departemen idaman saya, Tumorimmunology. Sejak di Indonesia, saya mengangan-angankan untuk dapat melakukan penelitian saya di lab ini. Pilihan ini saya tentukan berdasarkan latar belakang keilmuan dan minat saya yang besar pada bidang Imunologi. Teringat motivation letter saya yang bisa membawa saya kemari, di sana saya sebutkan bahwa saya ingin mendalami bidang Imunologi agar dapat memberikan terapi imun bagi pasien kanker. Selama satu bulan ini saya pun banyak belajar. Pada minggu-minggu awal saya harus mempelajari teknik-teknik yang akan dipakai dalam riset nantinya. Saya sangat mengakui bahwa di lab ini teknologinya sangat canggih, hingga saya pun agak shock technology, sangat berbeda dengan berbagai pengalaman saya di Indonesia. Namun, pengetahuan dasar yang saya miliki cukup bisa membuat kagum sang professor yang tampak berseri-seri jika bertemu saya…:P Di lab ini saya dikenalkan oleh personel-personel yang ada di lab pada hari pertama internship oleh supervisor saya. Dan selama satu bulan ini saya merasa sangat nyaman di lab ini. Saya merasa cocok dan dapat belajar berbagai macam hal. Mulai dari riset sendiri hingga belajar bahasa Belanda. Kebetulan meja saya berada di dekat supervisor saya dan teknisi-nya yang notabene mereka berbahasa Belanda. Sedikit demi sedikit saya bisa menangkap beberapa kata dalam bahasa Belanda dan mempraktekannya. Satu hal lain yang membuat saya betah di lab ini adalah kekompakan personelnya. Beberapa hari lalu diadakan Christmas dinner untuk seluruh personel lab dengan tema 7 sin. Wah..ternyata banyak yang datang dengan berbagai macam kostum sesuai tema-nya dan di acara itupun semua personel tampak lepas. Saya sempat terkagum-kagum dengan supervisor saya yang ngeband bersama personel lab yang lain dan membawakan lagu-lagu ciptaan sendiri betema “LAB CULTURE”…Saluuteee…scientist bisa gila juga..:)
Perjalanan di bagian lain juga semakin membaik. Saya merasa sudah settle sekarang. Menikmati zona nyaman saya di sini. Apalagi dengan hadirnya warna baru dalam kehidupan saya. Menjadikan hari-hari saya lebih berkesan dan menyenangkan. Meski datang dengan agak tiba-tiba, namun bisa mengena. Harapan saya di akhir 2011 ini semoga tahun 2012 akan menjadi tahun yang lebih baik lagi dan akan lebih berwarna dari tahun ini.
hmmm... I think I can feel it... semoga aku bisa ngerasain juga nanti :p
ReplyDelete-Rie-
Q tunggu dirimu di tanah Eropa...^^ come.come..:)
ReplyDeleteHi Mbak Inna,
ReplyDeletesaya baca2 web ppibelanda sampek nyasar di sini :D
kebetulan sy mhsw farmasi ugm. Mau tanya mbak, dulu mbak apply di 1 univ & beasiswa atau beberapa? Trus mbak profesi dulu atau langsung s2?
Makasih :D